ketika keputusasaan itu mendekat
hanya hati yang tegar bisa menghadapinya
air mata tak terbendung meratapi nasib
hanya jiwa yang besar membuat aku masih bisa tersenyum dipagi hari
tak ada pundak yang bisa kusandarkan sedikit bebanku
tak ada yang bisa sedikit menghapus air mata ini
hanya kesabaran pengobat batin
berjuang untuk hidup
smoga bisa mengukir senyum bahagia di akhir nanti
No comments:
Post a Comment