May 3, 2012

Cincin Tunangan

Browsing sana, browsing sini, Tanya mbah google tentang model cincin nikah, Tanya temen2 dimana bikin cincin nikah…

Akhirnya terpilihlah model …

Modelnya bagus, exclusive dan elegant

Kemudian kita bikin cinciiiin, jangan lupa searching2 dalam pemilihan bahan/kadar emas/silver/berlian yang bagus, termasuk dari segi pandangan agama :

1.Bahan :

EMAS
Emas (dibaca/'goold/) adalah unsur kimia kimia dengan lambang Au (bahasa Latin: aurum) dan dengan nomor bilangan atom 79. Emas memancarkan cahaya warna dan kilauan kuning cerah mengkilap secara tradisional dipertimbangkan menarik, dan tidak berkarat di udara atau air.

Industri modern, seperti ilmu kesehatan gigi dan elektronik di mana emas sering digunakan karena secara tradisional emas tidak dapat teroksidasi oleh korosi. Karena lunaknya emas murni (24 karat), emas biasanya dicampur dengan logam dasar lain untuk penggunaan barang-barang perhiasan, mengubah kekerasan, kelenturan, titik lebur, warna dan bentuk. Emas yang tercampur dengan logam lain, yang berisi dalam (%) porsen tembaga, atau (%) posen perak dan (%) porsen Palladium (Di Indonesia dikenal dengan sebutan emas putih) akan merubah karat kemurniannya, biasanya menjadi 22karat, 18 karat, 14 karat atau 10 karat.

Tembaga adalah paling umum dipakai sebagai bahancampuran logam dasar, yang mebuat warna emas menjadi kemerahan. Emas sebesar delapan belas karat (18K) akan berisi tembaga sebanyak 25%, dapat ditemukan di barang-barang perhiasan.

Ketika membeli emas jangan lupa :
1. Pastikan Kadar Kemurnian Emas, sesuai dengan Standar Internasional:
Emas 24 Karat (emas murni) berkomposisi 99.99% emas,
Emas 22 Karat berkomposisi 91.7% emas dan 8.3% campuran bahan lain (perak),
Emas 20 Karat berkomposisi 83.3% emas,
Emas 18 Karat berkomposisi 75.0% emas,
2. Simpan Bukti Pembelian dan Bukti Keaslian Emas Hal ini adalah sebagai bukti keaslian bilamana anda menjual emas kembali ke tempat Anda membelinya, karena tentu akan lebih mudah dan tidak ada banya pertanyaan seputar emasnya.


SILVER atau PERAK:
Kadar perak 925 adalah prosentase kandungan logam perak,perbandingan dari 92,5% perak murni + 7,5% tembaga dalam sebuah perak yang dibuat perhiasan. 925 adalah kadar di dalam logam perak seperti halnya dalam emas 22 K. sebagai perbandingan antara kadar perak dengan kadar emas adalah seperti ini :

Perak : emas
999 % 24 karat
925 % 22 karat
800 % 14 Karat

Jika perhiasan perak dibuat dengan kadar 999% maka perhiasan tersebut sangat lunak sehingga mudah berubah bentuk (rusak/peyok dalam istilah jawa) dan jika di bawah kadar 925% perak akan mudah teroksidasi (efek yang tampak adalah lebih cepat berwarna kusam/hitam), maka kadar 925% adalah kadar yang terbaik untuk perhiasan dari perak. kadar 925 oleh dunia dijadikan sebagai kadar standar internasional (sterling silver) dan juga disebut sebagai perak asli.

BERLIAN
Berlian sendiri merupakan batu mulia yang terbuat dari senyawa karbon dimana dalam prosesnya memakan waktu yang sangat lama mencapai 3 – 5 abad sehingga bisa dimaklumi batu mulia ini termasuk dalam kategori barang Lux bagi yang mengetahuinya.

Berlian/Diamond mempunyai tingkat kekerasannya yang sempurna yakni 10 mol, dimana kekerasan tersebut dapat memecahkan kaca, bahkan dapat mengalahkan besi atau baja sekalipun.

Ada 4 cara untuk menilai baik atau kualitas sebuah berlian yakni :
1. Carats, adalah besar kecilnya berlian dengan cara ditimbang atau di lub. Semakin berat ukurannya maka semakin mahal pula harganya. Berlian terkecil adalah 0,05 carat dimana berlian itu dapat disebut dengan berat setengah mata.
2. Clarity, adalah kejernihan. Dimana semakin berlian itu jernih tanpa ada cacat / goresan hitam maupun putih maka semakin mahal. Kejernihan berlian ditunjukan dengan 2 kode huruf tertentu seperti vvs,vs, is, i dengan diikuti angka di belakangnya seperti vvs 1 yang artinya sangat jernih, dsb.
3. Colour, adalah warna yang menunjukan variasi harga tergantung dengan kesenangan seseorang. Warna tersebut dapat dinotasikan sebagai acuan untu melihat cahaya yang akan memantulkan jika dipantulkan dengan cahaya.
4. Cutting, adalah setiap potongan ruas pada berlian akan membuat kilauan yang dihasilkan oleh batu mulia akan berbeda, contohnya seperti single cutting dimana potongan tiap ruasnya paling sedit dibandingkan dengan rose cutting / arrow cutting.

Semoga penjelasan secara sederhana ini, bisa membantu dalam memahami dan menentukan berharga atau tidaknya sebuah emas, silver dan berlian/diamond.


Bersambung...




sumber : diambil dari beberapa sumber di internet

No comments:

Post a Comment