
beberapa hari kemarin saiia terlibat perbincangan bersama salah satu teman dekat saiia yang slalu berujung pada pernikahan. ya..ya bisa saiia maklumi karna teman saiia berniat naik pelaminan setelah lulus kuliah nanti.
terkadang rasa iri itu sering muncul melihat perjalanan cintanya yang begitu mulus, pacaran ngga perlu backstreet dan ngga dipisahkan oleh jarak yang begitu jauh, restu orang tua sudah dikantongi, tinggal menunggu undangan aja. mungkin teman saiia berpikir sederhana tentang arti cinta sehingga Tuhan mempermudah jalannya dalam percintaan.
namun saiia tidak pernah menyalahkan keadaan percintaan saiia seperti ini, jarak yang sangat jauuuuuuhh dan pacaran hanya lewat telpon. dia masih mengejar impian dan kerjanya, saiia tak pernah menuntut dia harus slalu ada disampingku dan saiia mensyukuri yang Tuhan berikan.
namun kebingungan itu sering muncul....saiia berada dalam persimpangan.... bagaimanakah hidup saiia setelah wisuda nanti? akankah seperti yang saiia impikan selama ini?
namun hidup itu tidak slalu indah, tidak seperti yang slalu dibayangkan pacaran menikah hidup bahagia. dan itu yang slalu saiia takutkan, saiia takut melangkah lebih jauh namun berending buruk....
No comments:
Post a Comment