Cinta..cintaa.. Perkenalan begitu singkat, melalui temen minta diperkenalkan sama cewek impianku. Tak lama setelah kenal, kita pun jadian, maksudnya resmi pacaran hehehe… rasa cinta berbuah menjadi sayang. Dia cantik, pintar, keturunan keluarga yang baik-baik,dan sholehah. Itu yang membuatku harus mengutarakan rasa sayang. 01022010, tanggal yang cantik buat ngutarain jadian.. (special loh milihnya.. istimewa..). Gayung pun bersambut, ungkapan sayang dibalas dengan sayang.. Alhamdulillah..
Teringat pesen guru :
Rasullullah SAW besabda :
“Perempuan itu dikawini atas 4 perkara, yaitu : karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Tak terasa sudah menginjak tahun 2011, tepatnya hari ini tanggal 15 Agustus 2011. Umur pacaran udah menginak 1 Tahun 6 bulan. Alhamdulillah cewekku uda mau semester akhir dan disambi bekerja di salah satu bank BUMN. Umur pacaran boleh seumur jagung, tapi umurku mengisyaratkan untuk menikah.
Lebih dari itu.. ada hal-hal yang membuatku harus menginjak ke jenjang lamaran dan menikah. Alhamdulillah kita sudah sama-sama dianugerahi kerjaan, sama-sama sudah bekerja. Dan uda ga tahan hehehe.. ga tahan godaan... hidup di kota jakarta, ketemu dengan banyak ragam pandangan,yang serrrrr...
Teringat pesen guru :
Hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah saw bersabda,”Wahai para pemuda, jika diantara kalian sudah ada yang mampu menikah hendaklah menikah karena matanya akan lebih terjaga dan kemaluannya akan lebih terpelihara. Jika ia belum mampu menikah hendaklah ia berpuasa karena puasa itu ibarat pengebiri/perisai.”
Sebulan yang akan datang, saya berencana akan menemui keluarga besar cewekq untuk mengutarakan permintaan melamar dan menikah. Semoga lancar... maju terus.. semoga penuh berkah...amiin..
Tapi kalau inget-diinget harus disiapin jawaban apa yang bisa ngeyakinin, kalau aq mau nikahain putrinya. Kenapa mau menikah dengan putriku?kenapa mau menikah?uda siapkah buat berkomitmen sebagai suami-istri?dan kenapa-kenapa yang lainnya.
Browsing-browsing di internet dapat landasan kenapa harus menikah :
Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila seorang hamba menikah maka sungguh orang itu telah menyempurnakan setengah agama maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya.” (Hadits ini dishahihkan oleh Al Banni didalam Shahihut Targhib wat Tarhib).
Manfaat lainnya dari menikah adalah ketentramana jiwa, kebugaran jasmani, terpeliharanya mata dari pandangan-pandangan yang diharamkan, ketenangan hati, kejernihan fikiran dan kehormatan diri, sebagaimana firman Allah swt :
Artinya : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Ruum : 21)
Dalam ayat yang lain, Allah berfirman :
“Nikahilah oleh kalian perempuan-perempuan yang kalian sukai”. (QS. An-Nisa [4]:3)
Semoga ini awal dari menyempurnakan agama, Lillahita’ala, dan meraih keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Uda sesuai loh sama sakinah (tentram) melalui mawadah warahmah (rasa kasih dan sayang)…
sumber : http://www.eramuslim.com, http://ummiabi.eprofile.web.id,http://www.khabib.staff.ugm.ac.id,http://mediabilhikmah.multiply.com, dan sumber lain yg tidak bisa disebutkan satu persatu.